Book Review : Dia Tanpa Aku oleh Esti Kinasih

DTA

RATING : ★★★★☆

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2008
Harga : Rp. –
Jumlah halaman : 280 halaman
ISBN : 978 – 979 – 22 – 3441 – 1

Ronald adalah seorang murid SMA. Dia dan sahabatnya Andhika sudah beberapa bulan ini punya rutinitas baru. Mantengin satu sekolah, SMP, karena Ronald suka sama satu cewek disana. Namanya Citra. Tiap didesak oleh Dika buat ‘nembak’, Ronald selalu bilang dia bakal nunggu Citra sampai dia SMA. Katanya biar gak malu-maluin buat digandeng.

Penantian Ronald hampir usai, hari itu adalah hari pertama Citra masuk sekolah sebagai murid SMA. Dan Citra kebetulan masuk di sekolah yang sama dengan adik Ronald, Reinald. Reinald pun kontan menjadi mata-mata dadakannya Ronald buat merhatiin Citra. Baju apa yang dia pake, apa yang dia sukai, dimana rumahnya dan sebagainya.

Hari ini akhirnya Ronald memutuskan menyudahi penantiannya. Memutuskan datang kerumah Citra dan menceritakan semuanya dari awal.

Semua rasa itu menghilangkan konsentrasi dan kewaspadaan Ronald. Fokus pada tujuan. Tidak dirasakannya “sesuatu” datang. Tidak dirasakannya “sesuatu” itu bergerak semakin dekat. Dan “sesuatu” itu kemudian melakukan tugasnya.

Sebuah kecelakaan merengut Ronald tepat di depan gang rumah Citra. Di depan mata sahabatnya. Sejak hari itu Reinald merasa agak membenci Citra. Dia merasa kakaknya sudah mati-matian demi cewek itu tapi cewek itu gak tau. Dia pun mulai mencoba memberitahu Citra tentang ‘perjuangan’ Ronald selama ini. Tapi gagal, karena biar bagaimanapun Citra hanya sekali bertemu dengan Ronald itu pun tidak sengaja dan bahkan tidak sempat berkenalan.

Akan selalu ada jalan keluar untuk setiap permasalahan. Pasti. Karna Tuhan telah mengaturnya seperti itu.

Lambat laun Reinald mulai suka sama Citra dan dia ‘minta ijin’ sama Ronald !

*****

Buku ini menjadi salah satu favoritku dari Esti kinasih. Aku sudah membaca buku ini beberapa kali tapi efek merinding yang dia ciptakan selalu sama. Aku ga pernah bisa membayangkan ada orang seperti Ronald. Dan perjuangan yang dia lakukan.

Dalam buku ini diceritakan ada saat-saat Ronald ‘kembali’. Di luar akal sehat memang, tapi yang menarik adalah emosi Reinald dan Dika yang ditampilkan. Aku benar-benar merasakan sesak di bagian itu. Seakan-akan aku adalah Reinald atau Dika.

Apalagi di part terakhir, ada saat dimana Citra, Reinald, Dika dan Ronald ‘berkomunikasi’ itu klimaks banget menurut aku. Aku gak menemukan kekurangan apapun dalam buku ini.

Cover-nya menarik, tidak ada typo, karakter semuanya konsisten dari awal hingga akhir, ending-nya juga gak maksa.

tiaraorlanda ♣

Advertisements

2 thoughts on “Book Review : Dia Tanpa Aku oleh Esti Kinasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s