Book Review : Marshmallow Cokelat oleh Ken Terate

7757738

RATING : ★★★★☆

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2007
Harga : Rp. –
Jumlah halaman : 256 halaman
ISBN : 978 – 979 – 22 – 3283 – 7

Resolusi Tahun Baru

– MARCELLA –
Marshmallow jadi band resmi sekolah
Menjadi lebih sabar, oemaaf dan gak gampang bete
Membuat jadwal perawatan tubuh yang teratur

– WENING –
Semoga bisa masuk IPA
Membaca semua karya penulis besar
Lebih berani bicara di depan umum

– JOY –
Menurunkan berat badan
Menjadi pacar Devon
Menghadapi masalah papa dan mama dengan lebih dewasa

Dengan hanya membaca Resolusi Tahun Baru yang mereka buat aku yakin kalian bisa membuat gambaran dasar tentang 3 karakter utama di dalam buku ini kan. Jadi mereka bertiga ini bersahabat. Untuk kalian yang belum tau, kisah mereka sebelumnya ada di buku My Friends, My Dreams.

Buku ini menyenangkan untuk di baca. Aku suka persahabatan ketiga tokoh ini. Aku suka dengan karakter masing-masing terutama Wening. Satu hal yang menjadi favorit di dalam buku ini adalah pada saat mereka mendapatkan tugas sosiologi dan Wening membahas tentang Trafficking.

Trafficking menurut yang aku browsing kira-kira artinya seperti ini :

perekrutan, pemindahan, penampungan, pengiriman atau penerimaan seseorang dengan ancaman kekerasan atau penggunaan kekerasan, penculikan, penyekapan, pemalsuan, penipuan, kecurangan, penyalahgunaan kekuasaan atau posisi rentan, penjeratan hutang atau memberi maupun menerima bayaran atau manfaat sehingga memperoleh persetujuan dari orang yang memegang kendali atas orang lain tersebut, baik dilakukan di dalam negara maupun antarnegara untuk tujuan dieksploitasi atau mengakibatkan orang tereksploitasi (source : http://gerakanantitrafficking.com/)

Seperti banyak buku lainnya, buku ini menggunakan POV 3. Aku suka cover-nya. Alasan judul buku ini sepertinya karena marshmallow (nama band Marcella, dan cokelat adalah makanan kesukaan Joy) Sayang sekali ga ada kata yang menggambarkan Wening.

Perpisahan memang dibuat untuk menjadikan pertemuan kembali terasa indah sekali (hal 19)

Bila kamu tahu arah mana yang kamu tuju, hal terbesar sudah tertangani (hal 31)

Semua orang pernah gagal. Sebagian menyerah, sebagian bangkit kembali. Maka ada pecundang, ada pemenang (hal 190)

Waktu adalah obat terbaik (hal 238)

tiaraorlanda ♣

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s