Book Review : Cinta Mati oleh Armaya Junior

Started : 01 Mei 2015 – Finished : 02 Mei 2015

8166551

RATING : ★★☆☆☆

Penerbit : GagasMedia
Tahun terbit : 2010
Harga : –
Jumlah halaman : 286 halaman
ISBN : 978 – 979 – 780 – 412 – 1

Berawal dari ingin mengasingkan diri sekaligus sambil menyelesaikan penulisan novelnya yang sudah stuck beberapa waktu, Dita memutuskan pergi ke tempat terpencil ini. Dimana suasananya sangat tenang, tidak ada sinyal (sehingga jelas tidak akan ada yang bisa menghubunginya), dan pemandangannya yang bagus.

Ditempat inilah Dita bertemu dengan beberapa orang yang juga tinggal sementara disini yang menginap di sekitar rumah peristirahatan yang Dita sewa.

Kalau dikatakan, everything happened for a reason, begitu pula dengan Dita. Ternyata bertemu dengan Didi, Ratna, Ferry, Nina, Donny dan Eva disini bukanlah tanpa sebab. Melainkan menjadi awal suatu kejadian.

*****

Cinta Mati ini aku beli di tahun 2010, tapi aku lupa kenapa aku gak langsung ngebaca buku ini. Belakangan ini aku lagi memutuskan untuk membaca ulang atau membaca yang belum pernah dibaca, dan buku ini jadi salah satunya. Ah sayang sekali aku melewatkan 5 tahun untuk baca buku seru ini.

Jadi buku ini bercerita tentang kasus pembunuhan yang akhirnya terpaksa diselesaikan oleh Dita. Buku ini bikin penasaran, sampe akhirnya aku pengen baca terus terusan. Ini pertama kalinya aku baca terbitan Gagasmedia yang bergenre thriller. Aku baca tiap halamannya pake konsentrasi penuh takut melewatkan clue-clue yang mungkin aja ada di halaman itu. Hahaha.

Kelemahan dari buku ini menurutku adalah banyak bahasanya yang rumit dan bikin sulit dimengerti. Jadi sebenarnya kalimat itu ada bahasa yang lebih sederhananya, tapi disini rumit. Lalu pas bagian chat-chat antara Dita dan Suryomenggolo itu menurutku lebih bagus dibikin dalam tampilan percakapan, karena kalo seperti yang digambarkan di buku, di beberapa bagian malah agak bingung, ini diucapkan oleh tokoh yang mana.

Lalu beberapa bagian cerita disini, kayak yang enggak selesai. Masih bikin penasaran. Contohnya, rumah Eva yang dipenuhi sarang laba-laba padahal baru beberapa hari yang lalu didatangi oleh Didi dan Donny. Aku juga menemukan beberapa typo di dalam buku ini.

Tokoh yang aku kurang suka adalah Donny. Entah kenapa perasaanku tidak bisa terlibat dalam dengannya. Aku merasa tokoh ini penggambarannya sangat minim. Aku selalu merasa dia bukan ada di  pihak Dita melainkan salah seorang yang ikut dalam kasus tersebut.

Tapi secara keseluruhan, buku ini seru sekali. Bikin deg-degan apa yang akan terbuka selanjutnya. Menebak motif pelaku, siapa pelakunya, bagaimana dia melakukannya. Bakalan dibikin pusing sama plot twist-nya. Karena otak kalian bakalan dipermainkan dengan dugaan pelaku ini dan itu. Menarik !

 ♣ tiaraorlanda ♣

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s