Book Review : Menunggu oleh Dahlian & Robin Wijaya

16046533

RATING : ★★★★☆

Penerbit : GagasMedia
Tahun terbit : 2012
Harga : –
Jumlah halaman : 304 halaman
ISBN : 979 – 780 – 590 – 5

Selain dalam rangka melengkapi seri Gagasduet-ku, 2 penulis yang menulis ‘Menunggu’ ini juga menjadi alasanku membeli buku ini. Dahlian & Robin Wijaya adalah beberapa dari penulis favoritku dan itulah alasanku juga kenapa memiliki ekspektasi tinggi terhadap buku ini.

First Sight :
Sesuai temanya yang cinta-cintaan kover ‘Menunggu’ ini menurutku sesuai. Gak terlalu mencolok. Aku ngeliatnya lebih teduh, lebih adem karena warna cokelatnya. Aku juga suka dengan ciri khas layout Gagasduet yang kover bukunya dibuat landscape dan ada ‘penutup’ nya itu. Ah buat kalian yang baca seri Gagasduet pasti tau yang aku maksud.


About this book :
Buku ini sesuai dengan judul dan tagline-nya. Seperti seharusnya tulisan Dahlian & Robin Wijaya, ekspektasiku akan buku ini terpenuhi. Buku ini terdiri dari 2 cerita yang berbeda tetapi dalam 1 tema. Aku suka kedua ceritanya, tapi kalau disuruh memilih, aku lebih menyukai bagian cerita Robin Wijaya karena aku suka cerita yang tidak happy ending.


Stories :

  • Last Chance : cerita ini ditulis oleh Dahlian. Menceritakan tentang Risa yang meyukai Aby semenjak dia masih kecil. Cerita ini didominasi dengan perjuangan Risa untuk menarik perhatian Aby (yang ia sebut Mr. Iceman). Sewaktu Risa masih kecil dia merasa Aby baik dan hangat padanya, makanya ia bisa menyukai lelaki itu. Tapi entah apa yang akhirnya membuat Aby bersikap dingin padanya.
  • Reason : cerita tentang Lenka dan Gantar ini ditulis oleh Robin Wijaya. Diceritakan mereka saling menyukai sebelum Lenka berangkat ke Jakarta untuk mengejar mimpinya. Awalnya mereka tetap saling menjaga kontak sampai Lenka menghilang. Takdir kembali mempertemukan mereka berdua di Jakarta dengan profesi yang sama. Gantar pun berusaha menemui Lenka untuk meminta penjelasan. Gantar tau Lenka merasakan hal yang sama dengannya. Tapi kenapa semuanya tidak bisa kembali seperti dulu ?

Temukan jawabannya di Menunggu !


Quotes :

There’s no such thing as ‘risk free’. Everything you do or don’t do in life has an inherent risk (hal 132)

Love isn’t like a candy. But, it’s just a gum. Sometimes it loses the sweet, and turns bitter. (hal 157)

tiaraorlanda ♣

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s