EKC Ngeblog Week 25 : Book Become A Movie

logoekcnaaa

Hola Bookish !
Ketemu lagi di Week ke 25 dengan tema baru yaitu Book Become A Movie yang ditentukan oleh DANIA. Tema kali ini mengharuskan kita untuk menuliskan buku-buku yang telah diangkat ke layar lebar tapi dibatasi hanya buku yang ditulis oleh penulis Indonesia saja.

Aku sejujurnya jarang tertarik dengan film-film yang diadaptasi dari buku yang sebelumnya sudah pernah aku baca, karena menurutku film yang diadaptasi dari buku tidak akan pernah bisa menampilkan detail cerita seperti di buku sehingga seringkali aku akan merasa filmnya kurang ‘berasa’. Tapi lain halnya kalau sebelumnya aku belum pernah membaca bukunya, mungkin aku akan lebih mudah tertarik dengan filmnya karena aku tidak akan bisa mengcompare film tersebut dengan bukunya.

Berikut ini aku akan menuliskan beberapa buku yang telah diangkat ke layar lebar yang menurutku cukup menarik baik buku atau filmnya, diantaranya ada buku yang belum pernah aku baca sebelumnya, tapi sebagian besar sudah kubaca sebelum aku menonton filmnya. So, without further ado let’s move to the list :

1242729

Kambing Jantan oleh Raditya Dika

Buku yang diterbitkan oleh GagasMedia tahun 2005 ini diambil dari blog kepunyaan si penulis sendiri, Raditya Dika. Pada tahun 2009, buku ini akhirnya difilmkan dengan judul Kambing Jantan : The Movie. Ini salah satu film favoritku dari Raditya Dika, aku suka dengan jalan ceritanya dan film ini jugalah kali pertama yang bikin aku ngefans sama orang gesrek dan multitalenta ini. Sayangnya sampai sekarang aku belum membaca buku fenomenal ini, dengar-dengar Kambing Jantan sudah mencapai cetakan ke 16.


10049589

Test Pack oleh Ninit Yunita 

Aku pertama membaca buku ini saat kover barunya keluar yahitu tahun 2010. Aku suka dengan buku ini dan ceritanya juga cukup menyentuh. Pada tahun 2012, buku ini akhirnya dijadikan film dan aku pun sudah menonton filmnya. Menurutku filmnya cukup bisa memvisualikasikan buku ini dengan baik. Adegan menyentuhnya juga dapet.


download (1)

Dealova oleh Dyan Nuranindya

Kalian bohong banget kalau bilang belum pernah baca buku ini, pasti bohong banget. Buku ini terbit di genre teenlit oleh Gramedia Pustaka Utama tahun 2004. Karena penjualannya yang laku keras akhirnya film ini diangkat ke layar lebar pada tahun 2005. Aku sudah membaca buku ini sebelum menonton filmnya dan menurutku filmnya bagus dan sesuai dengan bukunya. Tapi memang ada beberapa bagian yang ternyata saat dibaca lebih menyentuh dibanding ditonton. Contohnya pas part Karra membaca surat yang ditinggalkan oleh Iraz.


6509005

Waktu Aku Sama Mika oleh Indi

Buku ini awalnya aku beli karena kovernya yang lucu dan ukurannya yang kecil. Berasa lucu aja. Ternyata pas baca buku ini sedih banget isinya. Super menyentuh. Kalau tidak salah buku ini didesain agar kita seperti membaca diary dan bahasanya pas. Aku benar-benar berasa membaca diary Indi. Saat difilmkan tahun 2013, dengan judul Mika aku juga sudah menonton filmnya. Tapi saat menonton Mika aku sudah agak lupa dengan detail ceritanya, mungkin karena sudah 4 tahun berlalu dari sejak aku membaca bukunya. Jadi saat menonton Mika, aku merasa seperti menonton film yang aku gak tahu ceritanya sebelumnya. Aku hanya ingat tema cerita dan perasaanku waktu membacanya saja. Jujur, perasaan menyentuh saat membaca bukunya tidak bisa dikalahkan dan menurutku film Mika kurang bisa memvisualisasikan buku ini.


15782132

Kata Hati oleh Bernard Batubara

Diterbitkan oleh Bukune pada tahun 2012 dan aku lupa kenapa buku ini begitu heboh ramai dibicarakan di twitter. Akhirnya aku pun beli dan baca. Aku cukup suka dengan buku ini walaupun tidak terlalu terpukau karena ceritanya biasa saja dan konfliknya juga kurang berkembang. Tapi aku suka buku ini karena aku penggemar sad story, patah hati, proses move on, aku suka. Buku ini juga termasuk buku yang quoteable. Saat tahun 2013 buku ini diangkat ke layar lebar, aku tidak terlalu memiliki ekspektasi apa-apa mengingat bukunya yang biasa aja. Suprisingly, filmnya menarik. Jauh lebih menarik dibanding baca bukunya. Filmnya sederhana karena bersetting di Yogyakarta, pemain yang bermain pun penampilannya sesuai karakternya. Kata Hati ini salah satu film favoritku.


Sekian buku-buku yang diangkat ke layar lebar versiku. Bagaimana dengan kalian ? Feel free to share your opinion or even your own BOOK BECOME A MOVIE di kolom comment. I’ll be glad to check them out. See You In The Next Week, Bookish !

♣ tiaraorlanda

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s