Book Review : My Friends, My Dreams oleh Ken Terate

16072172

RATING : ★★★★☆

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2012
Harga : –
Jumlah Halaman : 240 Halaman
ISBN : 978-979-22-8344-0

Stories :

Sumpah! Gue nggak ingin bangun pagi. Gue nggak ingin melihat hari ini. Baru hari ini ada kejadian tas baru nggak bikin mood gue happy.

Marcella merasa dikirim ke pulau terpencil ketika keluarganya memutuskan pindah ke Jogja. Dia terpaksa berpisah dengan teman-teman genknya, terpaksa putus dengan Kevin dan terpaksa rela kehilangan butik-butik keren di Jakarta. Belum lagi ternyata sekolahnya di Jogja kampungan dan norak abis !

Aku tersenyum sendiri. Inilah keputusan terbaik yang pernah kubuat, sekolah jauh dari rumah. Aku bisa membuang semua kenangan lama yang tidak menyenangkan. Aku bisa jadi aku yang baru.

Wening tumbuh di Gunung Kidul, daerah pegunungan di pinggiran timur kita Jogjakarta. Tak punya prestasi apapun untuk dibanggakan dan hal apa pun untuk ditonjolkan. Kuper, rendah diri dan penyakitan. Untuk itulah ia datang ke Jogja dengan segepok impian bisa menjadi dirinya yang baru yang populer dengan masuk ke lingkungan baru.

“…Mama dan Papa udah mulai sidang perceraian. Aku ingin disana. Siapa tau bisa berubah, belum telat, kan?”

Joy cewek 15 tahun yang akhirnya memutuskan memilih Jogja sebagai “tempat pelarian’ dari kedua orangtuanya yang hendak bercerai. Salah satu obsesinya adalah punya pacar.

Ketiganya bertemu di Jogja dengan obsesi dan cerita yang berbeda. Mereka mulai bersahabat meski awalnya tak mudah. Ketiganya saling bantu dan berusaha saling mendengarkan satu dengan lainnya. Banyak cerita bergulir selama satu semester. Wening yang terserang sesak nafas di lapangan basket, Marcella yang membuat model rambut Joy semakin parah, dan cowok yang sangat disukai Joy malah naksir Marcella.
Mampukan mereka menjaga persahabatan mereka ?

Baca kelanjutan kisah mereka di My Friends, My Dreams !


Something (+) and (-) From My Friends, My Dreams :
Buku ini sebenarnya bukanlah buku yang baru pertama kali aku baca. Buku ini sudah pernah ku baca di tahun 2005 dan baru dibaca lagi dengan cover yang telah dicetak ulang. Mengenai cover aku lebih menyukai cover lamanya, karena menurutku cover yang baru memiliki layout yang terlalu ramai. Sehingga apa gambar di cover nya menjadi kurang jelas terlihat.

Buku ini menarik. Meskipun adalah terbitan lama, tapi konflik yang ada di dalam bukunya, masih menjadi konflik yang dekat dengan dunia remaja hingga sekarang. Ingin populer di sekolah, ingin punya pacar, ingin punya band, ingin diet, dan sebagainya. Persahabatan ketiga tokoh utama dalam buku ini pun menarik. Mereka digambarkan memiliki sifat dan mimpi yang berbeda tapi berusaha untuk menyatukan diri. Kita juga dibawa oleh penulis menyaksikan bagaimana ketiga gadis remaja ini pelan-pelan merubah diri mereka menjadi lebih baik. Proses itulah yang kurasa membuatku sebagai pembaca merasa dekat dengan para tokohnya.

Tidak ada hal yang tidak aku sukai dalam buku ini. Rasanya buku-buku dengan cerita seperti ini harus kembali ada di dunia teenlit, agar remaja sekarang bisa mendapat buku yang sesuai dengan usianya.


tiaraorlanda ♣

Advertisements

2 thoughts on “Book Review : My Friends, My Dreams oleh Ken Terate

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s