Book Review : Sebuah Usaha Melupakan oleh Boy Chandra

6008026_b4260d61-2622-478c-9202-7afe13f64815

RATING : ★★★☆☆

Penerbit : Media Kita
Tahun terbit : 2016
Harga :
Jumlah Halaman : 306 Halaman
ISBN : 978-979-794-520-6

Stories :

Akhirnya aku belajar melepasmu, bukan karena aku tidak lagi mencintaimu. Bukan juga karena sayangku sudah habis di dalam hati. Namun, mencintai sendirian bukanlah cinta yang wajar. Aku dibunuh debar-debar dada dan kecemasan akan kenangan berselimut luka.

Setelah hari-hari yang sedih berlalu. Bulan-bulan pahit memulihkan diriku. Aku menyadari satu hal; yang bukan untukku, sekeras apa pun kupaksakan, tetap saja tak akan  menjadi milikku. Yang kuperjuangkan sekuat usahaku, jika kau tak memperjuangkanku sepenuh hatimu, tetap saja kita akan berlalu.

Hidup terlalu pendek untuk dihabiskan dengan kesedihan berkepanjangan. Aku belajar menerima diri; bahwa aku memang bukan orang yang kau inginkan. Kelak, suatu hari nanti kau juga harus belajar menyadari. Bahwa kau sudah kulupakan dan bukan orang yang penting di kemudian.


Something (+) and (-) From ‘Sebuah Usaha Melupakan’ :

Ini adalah pertama kalinya aku membaca buku yang dituliskan oleh Boy Candra. Aku si penyuka cerita sedih sudah tentu tergoda membaca buku ini saat pertama melihat sinopsisnya di bagikan di media sosial. Namun sepertinya aku terlalu bersemangat sehingga tidak mengetahui bahwa buku ini adalah buku non-fiksi.

Sebuah Usaha Melupakan ditulis dalam beberapa bab yang diatur untuk memisahkan cerita dari fase satu ke fase lainnya. Untuk urusan alurnya, aku suka karena proses ceritanya terlihat jelas mulai dari si penulis yang jatuh cinta, menemui konflik, patah hati hingga jatuh cinta kembali.

Seperti  yang aku duga, buku ini menyimpan banyak sekali kutipan-kutipan yang menarik hatiku namun sayangnya aku menemukan banyak sekali kesalahan dalam buku ini seperti typo dan juga kata-kata yang tidak ber-spasi. Beberapa contoh typo ada di halaman 53 (kua seharusnya aku), 67 (teteeapi seharusnya tetapi), 80 (dia luar seharusnya diluar), 168 (ketidaksempuranaanku seharusnya ketidaksempurnaanku) dan 200 (lalukan seharusnya lakukan). Kata-kata yang tidak di spasi seperti di halaman 139 (sedangkurencanakan), 255 (kamusadari), dll. Dan masih banyak lagi selain yang telah aku tuliskan tersebut, hingga belakangan jadi sangat menggangguku saat membaca.

Aku menyukai pemilihan kata-kata di dalam buku ini. Aku bisa merasakan perasaan penulis dari pemilihan kata-katanya. Namun  di beberapa bagian, mungkin karena terlalu panjang atau bertele-tele aku merasa bosan dan beberapa kalimat menjadi terasa datar.

Aku memang sempat berekspektasi tinggi saat akan membaca buku ini, namun agak kecewa karena bukunya ternyata adalah non-fiksi, karena aku tadinya mengira akan ada plot cerita dalam buku ini.  Buku ini termasuk buku yang bagus kalau kamu memang penyuka buku non-fiksi. Isinya bukanlah merupakan tips melupakan, seperti yang awalnya aku pikirkan. Tidak sedangkal itu, namun berisi hal-hal cukup luas mengenai cinta dan patah hati. Menerima seseorang yang akhirnya meninggalkan, menerima bahwa kita memang sudah dilupakan, menerima kehadiran orang baru, dan banyak lain.

Bicara mengenai cover, aku menyukai covernya. Dan juga menyukai font dalam buku ini. Aku juga menyukai layout tiap babnya hanya saja memang buku ini bukanlah seleraku saja.


Quotes :

Jangan memendam luka, sebab bisa saja tumbuh menjadi dendam dan melahirkan lagi luka (Hal 21)

Tidak semua orang benar-benar berani melepaskan, meski sudah dibunuh paksa hatinya (Hal 29)

Tidak ada perjuangan yang sia-sia, jika kita sungguh-sungguh dalam menjalaninya (Hal 37)

Jarak adalah satu-satunya hal yang harus kita kutuk. Namun apalah daya, kita tak pernah benar-benar bisa membuatnya seketika takluk (Hal 52)

Rasa sedih ini butuh waktu yang panjang untuk pulih kembali. Tetaplah menjauh agar hidupku bisa kujalani dengan seharusnya lagi (Hal 127)


tiaraorlanda ♣

Advertisements

3 thoughts on “Book Review : Sebuah Usaha Melupakan oleh Boy Chandra

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s