Book Review : Jingga untuk Matahari oleh Esti Kinasih

33535943

RATING : ★★★★☆

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2017
Harga : –
Jumlah halaman : 448 halaman
ISBN : 978-602-03-3723-4

Stories :
Setelah sekian lama berdamai dengan kehilangan saudara kembar beserta ibunya, Ari akhirnya kini mendapatkan semangatnya kembali.

Penemuan rumah masa kecilnya dan obrolan panjang dengan Tante Lidya akhirnya membawa Ari bertemu mamanya dan Ata. Hal yang selama ini jauh dari bayangannya.

Setelah akhirnya mama dan Ata memutuskan pindah ke Jakarta, Ari pun merasa seperti mendapat lebih banyak lagi suntikan semangat.

Akhirnya dia akan berkumpul lagi bersama mama dan Ata. Sayangnya Ari melupakan, perpisahan sembilan tahun dengan Ata bukan lah waktu yang sebentar. Sembilan tahun adalah waktu yang cukup untuk memupuk luka dan mungkin kesalahpahaman menjadi semakin mengakar, menjadi benci.

Simak kelanjutan kisah mereka dalam “Jingga untuk Matahari” !


Something (+) and (-) From “Jingga untuk Matahari” :
Waktu yang cukup lama untuk menantikan kehadiran seri ketiga dari Jingga Series ini. Tapi akhirnya penantian panjang ini berakhir saat aku mendengar kabar baik JUM akan segera diterbitkan.

Berangkat dari kover, terima kasih banyak GPU sudah menerbitkan buku ini dengam double kover sehingga kami-kami yang sudah punya Jingga Series dalam kover lama bisa tetap menikmati JUM versi kover ‘lama’. Demikian yang memiliki Jingga Series dalam kover baru pun bisa ikut menikmati kover yang baru juga.

Banyak komentar yang mengatakan, dalam buku ini gaya cerita Mbak Esti berubah. Sehingga jujur saja saat pertama akan membacanya, aku agak merasa takut.

Untunglah keraguanku tidak terbukti. Saat membaca JUM aku masih tetap merasakan ‘rasa’ Mbak Esti Kinasih di dalamnya. Gaya penulisannya dan kelihaian menceritakan detail masih menjadi ciri khas Mbak Esti dalam menulis. Aku tidak merasa ada sedikitpun perubahan.

JUM menurutku lebih kompleks lagi. Dengan adanya konflik baru dan tanda tanya baru yang diciptakan oleh penulis. Bikin dari pertama baca hingga akhir gak bisa berhenti. Bikin mau tahu terus apa yang sebenarnya terjadi.

Untuk urusan jalan ceritanya, dengan tema drama romance sekaligus drama keluarga seperti ini sudah tentu akan jadi favoritku. Buku ini ikut memperkenalkan padaku Ata dan ayah mereka yang mana di dua buku sebelumnya tak begitu dibahas.

Tak hanya soal drama keluarga, persahabatan Ari Ridho dan Oji pun turut diperdalam lagi dalam buku ini. Benar benar membuatku terbawa dan rasa rasanya tak rela berpisah sebentar dengan para tokohnya, saat bukunya telah selesai dibaca.

Kekuatan penulis dalam menceritakan detail, sangat berguna untuk membangun suasana dan membangun rasa terikat dengan karakternya. Hingga walaupun menurutku buku ini termasuk tebal untukku, aku bisa membacanya dengan lancar. Besar kemungkinan karena aku merasa ceritanya mengalir saja. Benar benar membuatku masuk ke dunia Jingga seperti yang Mbak Esti tuliskan di kata pengantar :p

Ada beberapa istilah yang aku tidak mengerti dan membuatku bingung, tapi karena masih akan ada buku selanjutnya lagi (yeah, masih adaaaaa gaes lanjutannya. Kasih hashtag #jangankasihkendor ke Mbak Esti. haha), alu berharap kebingunganku bisa terjawab di buku selanjutnya.


Quotes :

Tolong jangan tiba-tiba nggak ada. Tolong jangan pergi begitu aja, hilang, dan nggak pernah bisa ditemukan (Hal 13)

Dia khayal dalam nyata. Dia imajinasi dalam realitas (Hal 66)

Untuk Matahari yang terpaksa tidak dipilihnya untuk alasan yang mungkin selamanya akan dianggap absurd dan tidak masuk akal. Untuk Matahari yang selalu bersamanya tapi selalu terasa sejauh cakrawala (Hal 122)

Bahwa dalam setiap kebahagiaan seringkali tidak sepenuhnya seperti yang terlihat, dan dalam kesedihan juga seringkali tidak sepenuhnya hanya tentang itu (Hal 123)

Terlalu banyak petilasan sakit hati (Hal 199)

 tiaraorlanda ♣

Advertisements

One thought on “Book Review : Jingga untuk Matahari oleh Esti Kinasih

  1. Aku akhirnya punya JUM tier.. hahaha tapi belom selesai juga bacanya huhu
    Main-main e blog aku juga ya tier, baru mau mulai ngeblog lagi nih setelah sekian lama terlantar.. ^^

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s